Selasa, 07 Februari 2017

siapakah pribumi asli indonesia

----------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------


Tahukah kalian ada banyak warisan jaman kolonial yang masih bisa ditemukan di sekitar kita, warisan yang kelihatan misalnya ada di kota-kota tua, dalam bentuk tradisi hukum, bahkan di warung tegal sekitar rumah kita. Bagaimanapun ada satu lagi warisan yang tidak kelihatan wujudnya, tapi masih menempel pada mental orang Indonesia sampai sekarang, yaitu konsep pribumi.

Memangnya apa dan siapa pribumi itu sebenarnya ?

Menurut KBBI, pribumi berarti penghuni asli yang berasal dari tempat yang bersangkutan, umumnya yang kita sebut pribumi atau orang asli Indonesia adalah orang suku Jawa, Minangkabau, Bali, Dayak, Papua dan suku-suku lain yang baju adatnya sering kita lihat di setiap karnaval 17 Agustus. Sementara itu orang-orang Indonesia keturunan Tionghoa, Arab, Atau India masih sering kita berlakukan seperti orang asing. Singkatnya mereka sering kita anggap sebagai bangsa pendatang, padahal mereka bukan cuma lahir dan besar di negara kita tapi juga berbudaya dan berbahasa Indonesia.

Akhirnya lahirlah istilah seperti diskriminasi dan kecemburuan sosial yang banyak kita temukan, terutama saat dunia perpolitikan sedang panas seperti pada Pemilu Gubernur yang terjadi di kota **sensor**. Kita yang sekarang ngaku-ngaku sebagai orang Indonesia asli, sering tidak sadar bahwa seluruh suku dari Sabang sampai Merauke sebetulnya dulu termasuk bangsa pendatang. Menurut bukti prasejarah yang ada, penghuni bumi Nusantara yang paling awal adalah Homo Erectus, Spesies ini diperkirakan sudah ada sejak 1 sampai 2 juta tahun lalu dan banyak variasinya. Sampai-sampai 50% total temuan fosil Homo Erectus dunia asalnya dari Indonesia, spesies manusia modern baru masuk ke Nusantara secara bertahap pada Era Pleistosen, nah para manusia pendatang ini terbagi menjadi dua golongan besar yaitu Melanesia dan Austronesia. Diperkirakan orang Melanesia sudah datang sejak 50 rb tahun lalu, baru disusul orang Austronesia sekitar 4 rb tahun lalu, merekalah yang berkembang menjadi suku-suku yang kita kenal sekarang. 

Kemudian orang-orang di Nusantara awalnya menjalin hubungan dengan India lewat perdagangan logam dan rempah, Pengaruh yang kita dapat dari India saat itu adalah kebudayaan lembah sungai Indus, yang akhirnya berkembang menjadi kebudayaan Hindu-Budha, maklum film Bollywood favorit kita baru muncul sejak abad ke-20 Setelah itu barulah kita menjalin hubungan dengan dinasti Tiongkok yang ada di wilayah selatan. Seperti saat rombongan Laksamana Cheng Ho datang ke wilayah Nusantara, Bangsa Arab secara bertahap juga datang pada masa-masa ini terutama lewat perdagangan, Hubungan antar budaya ini tentu menghasilkan banyak perkawinan silang, bisa jadi satu dari orang-orang asing ini termasuk leluhur puluhan generasi di atas kita. 




Awalnya orang Nusantara dan orang pendatang hidup berdampingan dengan damai, namun pemerintah Eropa jaman kolonial mulai menggolongkan orang berdasarkan asal-usul etnisnya, Singkat cerita orang-orang Eropa menempati golongan paling atas dan paling enak, disusul orang-orang Timur termasuk orang Tionghoa, Arab, dan India. Sementara orang-orang yang disebut pribumi ditempatkan di posisi paling bawah, lalu orang-orang Indo alias keturunan campuran pun ikut menderita karena tidak jelas masuk golongan mana.




Nah menjelang kemerdekaan, tokoh nasional seperti Cipto Mangunkusumo, Amir Syarifuddin, dan Soekarno mengusulkan agar orang Tionghoa dan orang Indo lainnya ikut diperhitungkan sebagai orang Indonesia, asalkan mereka sudah menetap, berbudaya dan berbahasa Indonesia. 




Sayangnya konsep ini cuma bertahan sampai tahun 65, karena di era Orde Baru lagi lagi ada penggolongan antara pribumi VS non pribumi, dampaknya orang-orang keturunan asing harus beradaptasi dengan budaya Indonesia secara ekstrim misalnya sampai harus ganti nama.




Setelah 32 tahun rezim Orde Baru akhirnya berakhir, konsep penggolongan pribumi VS non pribumi pun sudah dihapuskan oleh Gus Dur. Jadi sekarang, sudah bukan jamannya lagi ribut soal asal usul dan perbedaan lainnya, Jangan sampai kita ngaku anak kekinian, tapi masih bermental kekunoan.





Terima Kasih atas kunjungan kalian diblog ini, semoga dapat menambah wawasan anda.



siapakah pribumi asli indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: YEPE

0 komentar:

Posting Komentar